Koperasi Mahasiswa IAIN
Syekh Nurjati Cirebon terbentuk atas dasar semangat pemberdayaan kreatifitas
dan idealisme mahasiswa dalam membangun jiwa kemandirian usaha. Ide dan nama
KOPMA IAIN Sunan Gunung Djati Cirebon dan baru mempunyai Badan Hukum pada
tanggal 7 Juni 1989. Mulai saat itu, KOPMA IAIN sunan Gunung Djati Cirebon
sebagai Unit Kegiatan Mahasiswa (UKM) resmi sebagai lembaga kemahasiswaaan yag
bergerak dalam bidang usaha.
KOPMA IAIN Sunan Gunug
Djati Cirebon, berubah nama menjadi Koperasi Mahasiswa (KOPMA) Sekolah Tinggi
Agama Islam Negeri (STAIN) Cirebon sehubungan dengan perubahan status fakultas
Tarbiyah IAIN sunan Gunung Djati Cirebon menjadi otomatis merubah semua
kegiatan kemahasiswaan ynag berada di payung lembaga dalam hal ini STAIN
Cirebon.
Sebagai lembaga usaha
dengan bentuk koperasi, layaknya suatu lembaga baik itu bergerak dalam bidang
usaha yang bersifat profit oriented, KOPMA STAIN Cirebon melewati berbagai masa
secara fluktuatif. Kemajuan bahkan kemunduran sekalipun pernah dialami dalam
membina usaha ataupun anggotanya. Pada
masa awal pendirian KOPMA mengukir prestasi dengan memberikan pelayanan
penjualan dan jasa alainya untuk memenuhi kebutuhan mahasiswa. Namun pada
pertengahan tahun 1990 KOPMA mengalami masa-masa sulit bahkan stagnan yang pada
akhirnya memberikan dampak kurangbaik bagi aktifitas KOPMA, baik organisasi
maupun usaha.
Kendala dan hambatan baik
usaha maupun organisasi menjadikan KOPMA semaikn berbenah diri hari demi hari.
Berbagai upaya dilakukan untuk kembali mengangkat organisasi ini. Sehingga pada
akhir tahun 1990-an KOPMA bangkit kembali dari keterpurukannya . hal ini dapat
dilihat dari keberadaan unit usaha dan kepercayaan anggota yang memberikan
dukungan baik berupa moril maupun materil.
Ternyata jalan hidup KOPMA
tidak selalu berjalan mulus, pasang surut kejayaan selalu dirasakan. Pada awal
tahu 2000 KOPMA kembali menghadapi situasi yang kurang menguntungkan ketika
harus menerima kenyataan unit usaha yang saat itu hanya mengandalkan pada toko
ATK, dipisahkan dari komunitas mahasiswa. Ternyata disinilah letak penempaan anggota
KOPMA untuk menjadi jiwa wirausaha yang tangguh, meski tertatih perlahan tapi
pasti anggota KOPMA mampu menunjukan jati dengan terus berjuang mempertahankan
dan mengembangkan unit usha KOPMA menjadi lebih baik, yaitu pada tahun 2006
KOPMA memiliki usaha kantin, dan jasa fotokopi yang maju dan memberi keuntungan
yang membanggakan.
Namun sayang, perjuangan para anggota yang begitu keras
harus menelan pahitnya keputusan rektor yang sama sekali tidak mendukung
kemajuan KOPMA. Pada tanggal 27 Januari 2014 adalah awal perbincangan dengan
rektor yang mengarahkan pembubaran kantin KOPMA. Hal ini tentunya menjadi beban berat bagi
pejuang-pejuang kopma yang saat ini masih terus menyemikan harapan bagi kopma.
Namun kami percaya bahwa Tuhan tidak pernah tidur, Dia melihat perjuangan kami. Selama hayat
masih dikandung badan, anggota KOPMA IAIN SNJ Cirebon akan selalu menjunjung
tinggi nama baik KOPMA IAIN Syekh Nurjati Cirebon.







0 comments:
Post a Comment